SeKilas tentang Pondok Pesantren Al Falah Bobosan

 

IMG-20170804-WA0036Lebaran Idul Fitri 2008, atau kurang lebih 9 tahun yang lalu, saya mengikuti kebiasaan istri, yaitu silaturahmi ke guru guru ngaji nya.

Salah satu nya adalah sowan ke Bapak Imam Mujahid, yang merupakan koordinator cabang TPQ metode Qiraati Cabang Banyumas.

Saya masih ingat betul, waktu itu dalem (rumah) beliau masih panggok dengan pagar bambu dan atap daun Alang Alang.

Musholla tempat untuk sholat berdekatan dengan rumah beliau juga, dan terbuat dari bahan yang sama dengan rumah beliau.

Tempat untuk ngaji kalau saya tidak lupa ada tiga, terbuat dari bambu tanpa pagar dan dipanggok dengan tinggi kurang lebih 30 cm, dengan atap daun Alang Alang juga.

Tahun 2013, atau 5 tahun dari silaturahmi saya yang pertama, saya dan istri sowan lagi, dan saya sangat terkejut dan heran, karena rumah, musholla dan tempat ngaji sudah sangat berubah.

Musholla dengan bangunan model terkini, dengan lantai keramik, kusen dan jendela dari kayu yang kuat, kaso dan Reng bagus, genteng pun tidak kalah menarik nya.

Tempat ngaji juga tidak lagi dari bambu, tetapi sudah merupakan bangunan yang permanen, terdiri dari 6 ruangan, 3 dilantai bawah dan 3 di lantai atas.

Saking penasarannya, saya pun mencari informasi dari mana pihak TPQ dapat membangun musholla dan ruang an untuk mengaji tersebut.

Suatu hari saya pernah ikut jamaah sholat Maghrib, dan ternyata bacaan yang dibaca setelah surat Al Fatihah adalah Al Quran yang sudah disiapkan di tempatnya, dan dibaca adalah satu halaman, dan rokaat kedua adalah halaman berikutnya. Nanti ketika sholat isya juga melanjutkan halaman berikutnya, dan seterusnya.

Kembali ke masalah pembangunan, dari berbagai sumber saya dapat informasi bahwa ada orang kaya dari Parakan onje karangsalam, yang mendanai seluruh biaya pembangunan musholla dan ruang kelas TPQ tersebut.

Orang kaya tersebut siap mendanai seluruh bangunan yang dibutuhkan Pak Imam untuk kebutuhan pendidikan Al Qur’an tersebut, dengan syarat, nanti ketika beliau meninggal harus dimakamkan di sebelah barat musholla yang dibangun nya.

Sampai tahun 2017 ini, bangunan kelas untuk belajar ada 30 lokal kelas, yang terdiri dari 15 lantai bawah dan 15 lantai atas (kalo tidak salah hitung), dan beberapa bangunan lainnya. Semuanya dibangun dari dana yang diberikan oleh kaya tersebut.

Dari fakta tersebut, menurut saya orang yang memperjuangkan pendidikan Al Qur’an dengan ikhlas, maka rejeki nya akan dijamin oleh Alloh SWT.

Semoga Alloh memberikan rejeki yang banyak dan berkah kepada kita, keluarga kita dan anak turun kita. Aamiin aamiin aamiin.

Pemasangan banner acara pra silawil

Pemasangan banner acara pra silawil no

WhatsApp Image 2017-08-01 at 20.05.54

Leave a Reply