Pakar Dari Unand Jelaskan Mekanisme Kerja Vaksin

Pemerintah menargetkan setidaknya 60% penduduk Indonesia secara bertahap akan mendapatkan vaksin COVID-19 agar mencapai kekebalan kelompok . Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui rentang periode jangka panjang dari perlindungan vaksin COVID-19. Saat ini, uji klinis vaksin COVID-19 dibatasi pada umur tahun yang merupakan kelompok usia terbanyak terpapar COVID-19. Pengembangan vaksin untuk anak-anak masih direncanakan pada beberapa kandidat vaksin. Vaksin mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit COVID-19 agar terhindar dari tertular ataupun kemungkinan sakit berat.

Vaksin disimpan sampai BPOM memastikan keamanan dan efektivitas vaksin. Seluruh proses pengembangan vaksin, dari praklinik hingga produksi dapat memakan waktu hingga satu dekade. Dalam kasus pandemi Covid-19, pengembangan terhadap vaksin SARS-CoV-2 dipercepat menjadi sekitar 12 hingga 18 bulan.

Ribuan calon pegawai itu bakal masuk dalam seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK. Sebelum program vaksinasi dilaksanakan, vaksin Sinovac telah melalui tahap uji klinis untuk memastikan keamanannya. Kepada generasi ilmiah Indonesia Wien Kusharyoto berpesan agar terus menerapkan protokol kesehatan sebagai penanggulangan pertama masuknya virus. “Melakukan protokol kesehatan yang ketat merupakan bentuk vaksin pertama yang kita bisa lakukan sebelum nantinya divaksinasi lebih lanjut,” pesan Wien. Selain pembuatan vaksin Covid-19, LIPI juga telah melakukan uji klinis terhadap imunomodulator yang dibuat dari tanaman asli Indonesia.

Untuk menciptakan antibodi yang dapat bertahan lama dan membentuk sel memori, beberapa vaksin membutuhkan beberapa dosis. CoronaVac akan “mengajarkan” sistem kekebalan tubuh kita untuk mensintesis antibodi yang digunakan untuk melawan virus COVID-19. Antibodi ini melekat pada protein spike yang melekat pada permukaan virus. Para peneliti menggunakan pressure virus dari Cina, Inggris, Itali, Spanyol serta Swiss untuk mengembangkan vaksin ini. Tahap selanjutnya merupakan injeksi virus COVID-19 ke dalam ginjal hewan laboratorium.

Sebuah vaksin harus dibuktikan tingkat keamanan dan efektivitasnya di antara populasi yang berbeda sebelum akhirnya disetujui dan diperkenalkan dalam program imunisasi nasional. Hal ini memungkinkan peneliti untuk melacak dampak yang diberikan dari vaksin dan keamanannya dalam jangka waktu penggunaan yang panjang. Dari ketujuh vaksin tersebut, hanya vaksin Moderna dan Pfizer-BioNTech yang komponennya menggunakan bagian materi genetik dari virus, bukan keseluruhan patogen yang telah dilemahkan atau dimatikan seperti vaksin lainnya. Jenis vaksin asam nukleat ini merupakan pendekatan terbaru dari pengembangan vaksin yang berbeda dengan vaksin sebelumnya. Dalam penelitian tersebut, Irvine dan rekannya menemukan bahwa menempelkan vaksin peptida ke protein albumin, yang ditemukan di aliran darah.

Ketika tubuh terpapar patogen yang pernah masuk dalam tubuh, antibodi akan merespons dengan lebih cepat dan lebih efektif karena sel memori sudah siap menghasilkan antibodi untuk melawan antigen. Dengan kata lain, cara kerja vaksin virus corona sama dengan vaksin lainnya. Vaksin COVID-19 akan merangsang sistem imunitas untuk membuat zat kekebalan tubuh yang bertahan cukup lama. Tujuan vaksin pada dasarnya sama, yakni memicu antibodi dalam tubuh untuk mengingat dan menyerang virus.

Pemerintah, melalui Satgas Penanganan COVID-19 tingkat nasional telah memutuskan untuk memprioritaskan kelompok masyarakat yang ada di garda depan penanganan COVID-19. Bila ingin tahu lebih jauh seputar vaksin mRNA, Anda bisa chat langsung dengan dokter atau membuat janji konsultasi dengan dokter di aplikasi ALODOKTER. Beberapa waktu lalu sempat beredar kabar bahwa vaksin mRNA dapat merusak DNA manusia, tetapi hal tersebut tidak terbukti benar.

Sebagian vaksin memerlukan beberapa dosis yang diberikan dengan jarak mingguan atau bulanan. Terkadang waktu ini diperlukan untuk memungkinkan produksi antibodi yang bertahan lama dan perkembangan sel pengingat. Dengan demikian, tubuh dilatih untuk melawan organisme yang menyebabkan penyakit itu, sambil mengingat patogen tersebut untuk segera melawannya jika dan saat terpapar lagi di masa depan. Sejumlah negara di dunia kini tengah melakukan vaksinasi Covid-19 pada warganya untuk menyudahi pandemi, termasuk Indonesia.

Untuk mendapatkan AstraZeneca, masyarakat harus medapatkan dua suntikan. Biasanya, penerima vaksin akan mendapatkan suntikan di lengan, memasukkan vaksin ke dalam ototo. Sebab, vaksin tersebut baru bisa peruntukkan bagi masyarakat berusia 18 tahun hingga fifty Tembak ikan nine tahun ke atas.

Rusia adalah salah satu dari beberapa negara yang berlomba menjadi yang pertama mengembangkan vaksin virus corona untuk menghentikan pandemi yang sejauh ini telah menewaskan sedikitnya 727.288 orang di seluruh dunia. “Herd immunity bisa dilakukan bila sudah banyak masyarakat Indonesia yang telah melakukan vaksinasi. Namun sampai saat ini di Indonesia vaksinasi belum ada dan belum ada data mengenai seberapa kuat sistem imun yang dimiliki oleh orang Indonesia.