Ini Fakta Dan Aturan Vaksin Mandiri Atau Vaksin Gotong Royong Yang Resmi

Sebanyak 1,four juta tenaga kesehatan menjadi prioritas utama pemberian vaksin tahap pertama. Vaksinasi mulai dilakukan secara bertahap kepada seluruh tenaga kesehatan dan tenaga medis di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Penggunaan vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini hanya dapat dilakukan setelah mendapat izin edar atau persetujuan penggunaan pada masa darurat dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan .

SOLO, iNews.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan vaksinasi Covid-19 mandiri atau vaksinasi gotong-royong segera berjalan. Sejumlah perusahaan akan mengupayakan vaksinasi mandiri tersebut. Dia menegaskan tak hanya menggencarkan program vaksinasi massal untuk mengatasi Covid-19, pemerintah pun menggalakkan program 3T . Tujuannya, untuk melacak penyebaran Covid-19 dari seseorang yang sudah dinyatakan positif terpapar Covid-19. Di sisi lain, Budi mengatakan, jenis vaksin Covid-19 yang bakal digunakan juga berbeda dari program vaksinasi awal yang sudah berjalan selama dua tahapan.

Hal tersebut sebagai jaminan bahwa vaksinasi mandiri tidak sepenuhnya lepas dari kontrol pemerintah untuk mengantisipasi adanya mafia vaksin dan vaksin palsu yang dikhawatirkan masyarakat ke depan. Harga vaksin Sinovac tentu tak bisa diukur dari pembelian 30 juta dosis yang datang ke Indonesia pada Desember ini dan Januari nanti. Setelah itu, Sinovac akan mengirim bahan dasar vaksinnya, yang disebut vaksin curah, yang kemudian akan diproses oleh PT Biofarma di Bandung, untuk dijadikan 45 kingkong slot juta dosis. Menurut Kepmenkes itu, produk farmasi tersebut akan digunakan untuk vaksinasi yang dilakukan pemerintah secara gratis. Dalam vaksinasi mandiri, distribusi vaksin akan ditangani Kementerian BUMN. Tapi sebelum digunakan, semuanya harus lulus ujian dan pemeriksaan dari BPOM. Kedatangan 1,2 juta dosis vaksin Sinovac Biotech dari Beijing Minggu (6/12/2020) malam telah menarik perhatian masyarakat secara luas.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, vaksin untuk seluruh masyarakat Indonesia akan tersedia secara free of charge. “Kami, diberikan tanggung jawab untuk membantu 20 juta vaksin dari complete yang pemerintah berikan yaitu 175 juta vaksin,” kata dia. Bagi perusahaan yang mau berpartisipasi membiayai pembelian vaksin untuk diberikan kepada karyawan & keluarga karyawan dapat mengisi formulir pendataan program VAKSINASI GOTONG ROYONG selambatnya pada Rabu (24/3/2021).

Dengan vaksinasi mandiri, setidaknya daftar tunggu penerima vaksin bisa dipangkas. Selain itu, negara juga bisa menghemat biaya karena sebagian ditanggung oleh mereka yang mampu dan bersedia membayar. Anggaran untuk vaksinasi tidaklah kecil, sedikitnya Rp74 triliun. Alangkah baiknya jika biaya bisa dihemat dan dialihkan untuk bantuan lainnya. Erick mengungkapkan, pada awal tahun 2021 Indonesia akan kedatangan lagi vaksin sebanyak 1,eight juta dosis dan 15 juta lainnya sebagai bahan baku untuk diproduksi di Bio Farma untuk Januari 2021.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengaku optimis pelaksanaan vaksinasi akan berjalan lancar dengan kendali dan regulasi yang tetap di bawah pemerintah pusat. Pemerintah tentunya menyambut baik hal ini lantaran dinilai dapat mempercepat penanganan pandemi Covid-19. Pemerintah pun akan menyiapkan regulasi tentang vaksinasi mandiri Covid-19 itu.

Kurang dari itu, kekebalan komunitas untuk menangkal covid-19 sulit diwujudkan. “Kalau tugas Kementerian BUMN sudah jelas yakni vaksin mandiri untuk 75 juta orang,” jelasnya. Pemerintah menyampaikan bahwa vaksinasi untuk tenaga kesehatan, TNI, Polri atau frontliner ini harus berjalan dulu. Ini kan sudah berjalan, mungkin satu atau dua bulan lagi insyaallah sudah bisa berjalan vaksinasi mandiri. Rosan yang telah disuntik vaksin Bersama Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pengusaha antusias menyambut rencana vaksinasi mandiri. Progres vaksinasi di berbagai negaraAda empat vaksin free of charge, yakni Sinovac , Novavax dati AS, Pfizer dari Jerman, dan AstraZeneca dari Inggris.

Selain itu Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa karyawan dan buruh harus diberikan secara gratis dan harga vaksin ditentukan oleh pemerintah. Pemerintah mengizinkan program vaksinasi oleh swasta yang pertama di dunia pada bulan lalu. Program vaksinasi mandiri itu akan memungkinan perusahaan swasta untuk membeli vaksin yang dibeli oleh pemerintah untuk memvaksinasi karyawan mereka. Program itu akan berjalan bersamaan dengan program vaksinasi nasional oleh pemerintah. CEO Bio Farma Honesti Basyir, Senin (15/three), memperkirakan Indonesia akan menerima 20,2 juta dosis vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Moderna Inc dan perusahaan farmasi China, Sinopharm, mulai kuartal kedua.

Vaksin Covid-19 bertujuan untuk memberikan kekebalan tubuh, sementara vaksin ekonomi untuk mendorong daya saing dan transformasi ekonomi. Kadin bekerja sama dengan Biofarma dan ratusan rumah sakit swasta di penjuru Indonesia untuk menyukseskan program itu. “Semua itu tentu akan kami information dan nantinya akan diverifikasi oleh pemerintah,” kata dia. Menurut dia, terdapat ribuan perusahaan yang sudah menyatakan mendukung program itu.