Four Pengusaha Indonesia Yang Usaha Kulinernya Sukses Di Luar Negeri

Four Pengusaha Indonesia Yang Usaha Kulinernya Sukses Di Luar Negeri

Ada begitu banyak UKM sektor industri kreatif yang berdiri di Bandung. Untuk menghemat biaya operasional, Anda bisa memanfaatkan lokasi usaha di depan rumah atau di pinggir jalan yang ramai di lalui kendaraan. Semakin ramai lalu lintas lokasi tersebut, maka semakin besar pula peluang pasar yang Anda ciptakan. Keberhasilan di awal berbisnis pun mampu menumbuhkan optimisme ketiga sahabat yang masing-masing pernah bekerja di bidang yang berbeda.

Cukup membuka rumah makan, cafe, warung tenda atau yang sejenisnya kamu sudah memiliki usaha yang potensial. KOMPAS.com- Pandemi Covid-19 bukan halangan untuk membuka usaha, khususnya usaha makanan dan minuman. Justru saat pandemi banyak orang yang membuka usaha kuliner untuk menambah penghasilan. Demikianlah pembahasan mengenai peluang bisnis makanan yang sedang tren di Indonesia.

Makanan atau minuman kekinian mana yang tidak menggunakan keju sebagai bahan pelengkap camilan? Nah, itulah sebabnya keju dengan brand Kraft Cheddar selalu menjadi pilihan terbaik terutama untuk bahan pelengkap martabak, kroket, roti, ataupun kue. Mochi bukan cuma makanan khas Jepang tetapi juga merupakan camilan yang biasa ditemukan di Sukabumi. Kini mochi juga telah memiliki aneka isian yang membuat orang terus ingin mencobanya.

Bahkan Yellow Fit Kitchen pun menjanjikan pengembalian dana jika berat badan yang ditargetkan tidak tercapai. Selain itu, di masa bekerja dari rumah banyak orang yang meningkatkan kreatifitas memasaknya sehingga bisa dimanfaatkan ketika sudah kembali produktif. Apalagi makanan-makanan sehat kian menjadi preferensi masyarakat belakangan ini. Bahan satu ini tidak kalah penting untuk berbagai jajanan kekinian, yaitu mentega.

Makanan terpopuler untuk bidang bisnis

Domino’s tradisional, konsep ini mengingatkan kita kembali kepada McD yang juga mengusung konsep tradisional. Berbeda dengan konsep McD, disini Domino’s menargetkan pusat perbelanjaan umum dan lokasi-lokasi retail lainnya yang menyediakan tempat parkir kendaraan untuk layanan supply. Jadi, konsep ini lebih menonjolkan konsep makanan yang dibawa pulang dan pesan-antar. “Sehat itu tidak cuma dari proses memasaknya tetapi bahannya juga. Masyarakat semakin mencari makanan sehat tetapi yang seperti makanan biasa, bisa loh nasi uduk versi sehat,” kata Ruben. Ruben mengatakan katering sehat yang dijalankannya menggunakan pola perhitungan kalori yang disesuaikan dengan kebutuhan dari konsumen dan tujuan yang dicapai.

Cabang usaha ini memang menjadi salah satu usaha yang menjanjikan. Sehingga hal ini dapat dijadikan peluang usaha, dan layak untuk dikembangkan. Bukan hanya membuka usaha dibidang percetakan, sebaiknya kamu juga menyediakan jasa pengetikan, fotokopi, scan, dll.

Baik sebagai tempat jual beli, sarana membangun branding, hingga membuat bisnis lebih dipercaya. Faktanya, berdasarkan survei Verisign, 65% pemilik bisnis mengatakan bahwa web site dapat membuat bisnis mereka lebih kredibel. Kondisi pandemi mendorong bisnis beralih dari offline ke online. Oleh sebab itu, banyak pelaku bisnis yang mulai berbondong-bondong mengonlinekan bisnisnya. Produsen jamu ini mengatakan bisnis mereka mengalami peningkatan penjualan sebesar 2-3 kali lipat sejak pandemi terjadi. Strategi yang dilakukan adalah menggenjot penjualan online dan memberikan layanan home supply service.

Pilihannya tentu saja ada tepung terigu Cakra Kembar 25 kg yang sudah diproses dengan higienis dan terjamin kualitasnya. Pastikan untuk memilih bahan baku terbaik untuk makanan yang akan kamu jual seperti roti, kue, ataupun gorengan. Jika kamu ingin memulai bisnis martabak, ada baiknya kamu memilih untuk membeli lisensi franchise dari martabak yang kini sudah memiliki gerai di berbagai tempat.

Comments are closed.